pernah kah kau tahu kawan ???
saat mentari masih malu menampakkan cahayanya, aku tlah terbangun ....
mengawali hari ku menjelma sebagai tulang punggung keluarga ....
berat atau ringan pekerjaan yang ku pikul tak pernah ku hiraukan ....
saat kalian terlindungi dari panas dan hujan ...
aku bermain bersama terik dan hujan ....
petir dan guntur bukan sesuatu yang luar biasa menakutkan buatku ....
petir dan guntur bahkan tlah menjadi alunan musik yang menjelma indah di telingaku ....
di bawah kolong langit aku hidup berlantaikan tanah ....
bagi kalian ....
membuang nasi sisa semalam adalah hal yang biasa ....
tapi bagi ku ....
memanaskan bahkan memungut nasi sisa orang itu adalah hal biasa ....
tahu kah kamu kawan ???
saat kalian menghabiskan waktu bermain ...
aku tlah menghabiskan waktu untuk bekerja ...
saat kalian menghabiskan uang untuk membeli sesuatu yang tak kalian butuhkan ....
aku menghabiskan tenagaku untuk mengumpulkan uang untuk membeli seliter beras ....
saat kalian sibuk mengisi otak kalian dengan pengetahuan baru di bangku sekolah ....
aku tlah sibuk mengisi otakku dengan pengetahuan tentang hidup ....
tentang sulitnya hidup ketika kita tak berupaya melewatinya ...
ketika kita tidak menghadapinya ...
ketika kita hanya mengeluh ...
ketika kita hanya berpangku tangan ....
ketika kita menyerah pada nasib ....
Pesan :
Tuhan memang memberikan kita takdir ....
takdir kita di atas atau di bawah ...
tak ada bedanya ....
Tuhan tak melihat seberapa besar kekayaan yang sanggup kita kumpulkan selama hidup ...
tapi Tuhan melihat seberapa besar kesabaran kita dan amal yang kita perbuat di dunia ....
jangan menyerah untuk nasib ....
tak ada nasib yang dapat mengalahkan kita ketika kita berusaha ....
karena kemenangan hanya untuk orang-orang yang berusahadan berdoa ....